Tampilkan postingan dengan label tentang Arema. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tentang Arema. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Januari 2015

Jadwal Final IIC dan SCM Cup Bentrok, Ini Sikap Arema



Media Officer Arema, Sudarmaji (C) AKAIBARA
Media Officer Arema, Sudarmaji (C) AKAIBARA

Wearemania.net - Mundurnya jadwal Surya Citra Media (SCM) Cup 2015 menjadi 17-27 Januari membuat jadwal laga finalnya bentrok dengan final Inter Island Cup yang akan dihelat 27 Januari. Manajemen Arema tak mau ambil pusing memikirkan hal tersebut.
Manajemen tum berjuluk Singo Edan itu tetap menganggap dua turnamen pra-musim tersebut sama pentingnya. Namun demikian, mereka berharap segera ada kejelasan mengenai perubahan jadwalnya.
"Baik SCM Cup maupun Inter Island Cup semua prioritas kami, karena semua adalah agenda PT Liga Indonesia," terang Media Officer Arema, Sudarmaji kepada WEAREMANIA.
"Hanya saja, final Inter Island Cup yang katanya di Bantul itu belum ada surat pemberitahuan resminya dari PT Liga," imbuh pria mantan wartawan itu.
Sebelumnya, ada kabar PT Liga menunjuk Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta sebagai venue final IIC. Laga tersebut bakal mempertemukan Arema dengan juara Indonesia Super League (ISL) 2014, Persib Bandung.

Rabu, 01 Oktober 2014


close x
 close x

 

Aremania: Islah Dengan Persikmania Bisa, Asal..

Ditulis Oleh We Aremania     Kamis, 21 Agustus 2014
( Dilihat Sebanyak 4306 Kali )





Wearemania.net - Banyak di antara Aremania yang menyambut dengan senang islah yang dilakukan antara Persikmania dengan Arema. Karena memang, perseteruan antara Malang dan Kediri bisa diakhiri.

Namun, tidak sedikit dari pihak Aremania yang tidak bisa menjamin apakah islah itu berjalan dengan baik. Salah satu Aremania yang menyatakan islah itu berjalan dengan baik adalah karena ada syarat.

"Saya senang dan salut atas kawan-kawan di Kediri dengan datang dan kulonuwun ke Malang. Memang, jauh-jauh hari, Aremania membidik laga di kediri untuk didatangi dan ditonton secara langsung," kata Andik Arema di laman facebooknya.

"Saya pribadi menyatakan jika mereka punya niat baik dan istimewa, Insya Allah tidak salah seduluran dengan Aremania. Saya ingat saat Alm Sutarto dan Tembel yang juga melakukan komunikasi dengan kulonuwun terhadap orang-orang penting di Kediri saat Aremania bakal datang kesana,"

Beberapa Aremania menyatakan salah satu kunci islah adalah tidak adanya kostum hijau diantara warna ungu yang menyelimuti stadion Brawijaya.

Sebagai contoh, The Jakmania saat away Kediri juga merasakan kekecewaan saat jerseynya dibakar dan mendapatkan lemparan dari oknum berwarna hijau. The Jakmania yang punya hubungan baik dengan Persikmania diperlakukan demikian apalagi dengan Aremania yang baru saja melakukan itikad damai.

"Yang di Islah itu juga apa. Aremania tidak pernah berhadapan tawuran pada suatu laga Arema melawan Persik yang melibatkan Aremania dengan persikmania. Menurut saya tidak ada permusuhan secara langsung antara Aremania dan persikmania. Timbul masalah itu sebenarnya adalah karena adanya sengkuni sebagai pihak ke-3 yaitu bonek. Bila tidak mau ada gesekan lagi syaratnya mudah, Persikmania harus membuang bonek ketempat sampah, Oyi a jon," tutur Ongiz Nade Hadiningrat menimpali.

Keharusan tidak ada pihak ketiga juga dikomentari Joko Arema Pinggirkalilesti. Menurutnya memontum itu sudah ada saat beberapa Persikmania datang ke Malang saat Persik bermain di Kanjuruhan sewaktu Piala Gubernur dan ISL putaran pertama.

"Islah kipa, siapapun penggagasnya. Sebenarnya sudah lama ini digambar oleh nawak-nawak dengan momentum hadirnya Persikmania pada laga penyisihan grup barat ISL 2014 Arema Indonesia vs Persik di Kanjuruhan tempo hari," tutur pria yang bermukim di Arab ini.

Di akhir bahasan semua elemen di kubu Aremania pasti sudah setuju jika Islah sangat baik untuk kemajuan sepakbola nasional kedepan.

"Saatnya berpikir dewasa. Berpikir ke depan untuk persepak bolaan Indonesia. Semua suporter itu baik, Cuma oknumnya saja yang sering kali memprovokasi pihak lain," kata pemilik akun facebook OM Setan.